CIRI-CIRI BIROKRASI DESA YG TIDAK SEHAT



(Dikutib dari akun Tpid Kawedanan)

1. Kegiatan Pembangunan Tidak dipasang Papan Proyek.

2. Laporan Realisasi Kegiatan sama Persis dengan RAB. Dan tidak membuat LKPPD yang di MUSDESkan

3. Lembaga desa diisi oleh Family kades dan Pendukung kades.

4. BPD pasif dan tak pernah melakukan evaluasi pada laporan realisasi.

5. Kades memegang seluruh keuangan desa.Sedangkan Bendahara hanya sebagai petugas pengambil anggaran.

6. Prades tidak melaksanakan Tupoksi sesuai dengan Jabatannya.

7. Banyak Jabatan ganda dalam berbagai lembaga dan kegiatan desa.

8. Perangkat desa yg Jujur dan Vokal, tidak diikutsertakan dalam berbagai kegiatan.

9. Banyak kegiatan terlambat pelaksanaannya /molor dari Jadwal. Padahal Anggaran Sudah dicairkan.

10. Musdes/Murenbangdes yg diundang hanya pendukung kades dan BPD. Masyarakat yg kritis, cerdas dan vokal tidak dilibatkan dalam setiap musyawarah.

11. Tidak ada laporan realisasi pada awal tahun anggaran dalam bentuk banner yg dipasang pada tempat-tempat strategis.

12. Bumdes tidak berkembang.

13. Belanja barang/jasa dimonopoli kades.

14. Penyuplai barang/jasa dipilih dari orang yg dekat dengan kades/pendukung kades.

15. Tidak ada sosialisasi pada masyarakat sekitar atas Sebuah kegiatan yg akan dilaksanakan.

16. Pemdes marah, ,ketika masyarakat menanyakan anggaran kegiatan dan anggaran desa.

Semoga birokrasi desa kita semakin baik, dan rakyat semakin kritis.

Terimakasih.

Musrenbangdes Tahun 2020 penyusunan RKPDes Tahun 2021







Pada hari ini,  Jum'at 31 Januari 2020 diadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2020 dalam rangka penyusunan RKPDes Tahun 2021.
Musyawarah ini dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Wadang bersama BPD, Ketua RT, Ketua RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh PKK,  Tokoh Pemuda, dan tamu undangan.




Musyawarah dan Diskusi



BPD Desa Wadang malam ini sedang melakukan diskusi di balai desa Wadang. Acara tersebut diselenggarakan secara rutin dan dikemas dengan acara ngopi bareng sambil berdiskusi membahas permasalahan yang ada di Desa Wadang serta aspirasi dari masyarakat demi kemajuan Desa Wadang yang tercinta. 

STUDI TIRU KAMPUNG KB DI DESA WADANG KECAMATAN NGASEM


Wadang adalah salah satu Desa yang berhasil melaksanakan program Keluarga Berencana (KB). Program yang dianjurkan pemerintah ini berjalan baik di Desa yang selalu berusaha mensinergikan antara program Pemerintah Desa dengan Program pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pada hari ini, Rabu tanggal 22 Januari 2020, bertempat di balai desa Wadang dilaksanakan Studi Tiru Kampung KB yang diikuti oleh 4 kecamatan sekitar. Hal ini bertujuan untuk mensukseskan program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Bojonegoro dengan meniru program yang sudah dilaksanakan di Desa Wadang yang telah berhasil melaksanakan program ini.